FalyaNow my-Falya is... Lilypie Kids birthday PicAnd my-Khayra is...
Tulisan di blog ini hanya merupakan sharing dari saya. Tidak bermaksud menggurui siapapun. Jika bermanfaat, alhamdulillah. Jika tidak sesuai dengan pendapat Anda, saya mohon maaf dan agar dilupakan saja. Terima kasih...
Cara Menurunkan Kolestrol
Thursday, December 20, 2012
Cara Menurunkan Kolestrol

Ini merupakan pengalaman saya dalam upaya menurunkan kolestrol.  Saya tidak tahu apakah cara yang saya gunakan juga bisa diterapkan ke orang lain karena seperti kita ketahui setiap orang mempunyai system metabolisme yang berbeda-beda.  Juga reaksi tubuh setiap orang terhadap suatu makanan atau obat berbeda satu sama lain.  Jadi ini memang hanya sharing dari pengalaman saya.
 
Sebelumnya tidak pernah terlintas di benak saya bahwa saya memiliki kadar kolestrol yang cukup tinggi di usia 33 tahun.  Bagaimana tidak, saya menganggap kolestrol identik dengan lemak, sementara tubuh saya tergolong kurus, jadi mana mungkin kolestrol tinggi.  Sampai suatu hari saya datang ke suatu acara/pameran dan ada satu stand untuk mengukur kadar gula dan kolestrol dalam satu paket.  Kebetulan karena harganya murah, saya dan suami iseng-iseng mengukur kolesstrol dan kadar gula.  Ternyata hasilnya kolestrol saya mencapai 230 melebih kadar maksimal kolestrol normal yakni 200.  Kadar gula saya masih normal demikian halnya kadar gula dan kolestrol suami saya.  Saya pun teringat 3 tahun sebelumnya saya pernah ke dokter umum dan saya disuruh cek darah.  Waktu itu sih saya hanya sakit flu namun cukup parah (ga ngerti juga kenapa tuh dokter menyuruh saya cek kolesterol).  Ternyata hasil tes darah selain leukosit tinggi juga kolestrol saya tinggi.  Dokter memberikan obat kolestrol selain obat flu.  Waktu itu saya belum mengerti apa itu kolestrol sehingga saya kira berhubungan dengan flu saya.  Obat itu pun saya minum sampai habis namun saya tidak kembali mengecek kolestrol saya karena flu saya sudah sembuh.  Sampai akhirnya 3 tahun kemudian saya tidak sengaja melakukan check darah lagi di pameran dan ternyata kolestrol masih tinggi.  Nah sejak itu saya mulai mengupayakan cara untuk menurunkan kolestrol secara alami.  Saya tidak meminum obat dokter dan masih berupaya dengan cara alami.  Menghindari makanan gorengan merupakan salah satu upaya saya.  Kalaupun menggoreng saya menggunakan sedikit minyak ataupun menggunakan minyak olive atau minyak jagung.  Sebulan kemudian saya mencoba cek kolestrol lagi.  Luar biasa hasilnya malah bertambah menjadi 250mg.  Begitu seterusnya hampir setiap bulan saya cek hasilnya tidak pernah beranjak dari angka 230-250mg.  Bahkan kakak saya yang menganjurkan meminum air rebusan arang pun sudah saya lakuan namun kolestrol saya masih betah bertengger di angka itu.

Saya kembali merefresh balik kenapa saya bisa mempunyai kolestrol tinggi? Ooo mungkin karena waktu saya kerja dulu, hampir setiap makan siang atau rapat di kantor saya memesan nasi Padang dengan lauk OTAK.  Saya doyaaannn banget makan otak sapi/kambing.  Padahal otak sapi -dimasak santan pula- kadar kolestrolnya mencapai 2300mg.  Selain itu saya sangat doyan makan roti dengan lapisan margarine yang tebeeeelllll.  Makan roti tawar cukup dengan margarine tebal ditaburi gula pasir, maka saya bisa makan beberapa lapis roti.   Kemungkinan besar inilah penyebab saya berkolestrol tinggi.

Oke kembali ke upaya saya menurunkan kolestrol.  Saya akhirnya putus asa juga karena saya sudah sangat membatasi makanan dan banyak mengkonsumsi sayuran dan buah namun masih juga tuh kolestrol tidak mau turun.   Saya mencoba meminum tablet omega 3 berbahan minyak salmon.  Saya lupa mereknya apa yang jelas saya beli di Guardian.  Harganya cukup menguras kantong juga karena mahal namun apa daya kolestrol masih juga tidak mau kurang dari 200.

Suatu hari saya ke pasar tradisional dan saya melihat ada beberapa kepala ikan yang dijual di salah satu penjual ikan langganan saya.  Saya menduga itu kepala ikan salmon karena dari sedikit daging yang ada di bagian bawah kepala terlihat berwarna orange segar, warna khas ikan salmon.   Saya sudah sering melihat ikan salmon dijual di hypermarket tapi belum pernah saya beli.  Selain karena harganya mahal, saya juga tidak tahu mau diapakan.  Biasanya saya makan ikan salmon kalau lagi makan sushi di restoran sementara waktu itu saya belum tahu cara membuat sushi jadi tidak pernah beli salmon.  Namun seingat saya belum pernah saya lihat ada kepala salmon yang dijual.  Biasanya hanya filletnya saja.  Melihat kepala ikan salmon di pasar, saya berinisiatif membuat sup kepala ikan.  Apalagi harganya murah sekali hanya Rp. 10rb/kepala salmon.  Saya beli 2 kepala salmon karena baru mau coba seperti apa rasanya.  

Sepulang dari pasar saya langsung mengolahnya.  Bumbunya biasa saja bumbu sup hanya saja saya kasih daun jeruk dan kunyit untuk menghilangkan amis.  Saya juga tambahkan asam.  Ternyata oh ternyata rasanya uenaaakkk banget.  Itu lemak ikan di kepalanya serta tulang mudanya luar biasa enak diseruput.  Alhasil hampir tiap 2 hari saya buat sup kepala ikan salmon.  Setiap kali ke pasar saya borong tuh kepala salmon untuk stock di freezer soalnya jarang banget ada di pasar.  

Ohya mungkin ini kebetulan.  Seminggu sebelum saya makan kepala ikan salmon, saya sempat cek kolestrol lengkap (HDL daan LDL juga) dan hasilnya tetap kolestrol tinggi walaupun HDL saya juga tinggi dan LDL sedikit di atas normal.  Kebetulan lagi sekitar 2 minggu setelah saya konsumsi ikan salmon saya kembali cek kolestrol lengkap.  Itu juga karena lagi check up di dokter jantung dan disuruh cek kolestrol.  Waktu itu saya sudah bilang bahwa saya baru 2 minggu lalu cek kolestrol, tapi dokternya tetap minta saya cek lagi.  Masalahnya saya sudah malas check karena takut hasilnya membuat saya kecewa lagi.  Tapi toh saya juga tetap menuruti perintah dokter itu.  Daaannn hasilnya sangat di luar dugaan saya.  Kolestrol  lengkap turun menjadi 180 demikian halnya LDL turun menjadi di bawah 100.  Dokter juga sampai kaget dengan hasilnya.  Waktu saya tuliskan tentang hal ini di status saya di facebook, seorang teman menyarankan saya untuk double check di lab lain.  Namun tidak saya lakukan karena takut hasilnya berubah hihi....

Yang jelas saat itu saya yakin kolestrol saya sudah turun di angka 180 dan itu kemungkinan besar karena kepala salmon.  Saya semakin rajin membeli kepala salmon.  Sayangnya di papsar sudah tidak tersedia lagi.  Herannya d hypermarket seperti C4 dan Lotte akhirnya juga menjual kepala salmon.  Jadilah saya rutin membeli kepala salmon di hypermarket walau tidak sesering dulu karena lama-lama jadi eneq.  Maklum lemak di kepala salmonnya itu melimpah banget. 

Sejak itu saya tidak pernah cek kolestrol lagi karena takut hasilnya berubah he he...  Saya pede saja kolestrol saya tetap di angka 180.  Makan pun tidak terlalu saya batasi lagi, sampai akhirnya 2 tahun kemudian saya terpaksa harus check kolesterol.

Karena tiba2 tensi saya naik mencapai 150, saya menduga diakibatkan oleh kolestrol saya yang mungkin sudah melonjak tak terkontrol.  Dokter meminta tes kolestrol dan semuanya.  Daaan tenyata hasilnya kembali diluar dugaan saya.  Kolestrol saya masih di angka 180 dengan LDL di bawah 100 dan HDL juga lumayan tinggi. Padahal ini dilakukan di rumah sakit yang berbeda dengan rumah sakit tempat saya check kolestrol dulu.  Alhamdulillah...padahal saya sudah jarang mengkonsumsi kepala salmon.  Kalau dirata-rata mungkin hanya 1-2 bulan sekali.  Tapi memang akhir-akhir ini saya rajin minum jamu kunyit dkk buatan sendiri.  

Saya tidak tahu apakah kepala salmon ataukah kemudian bersinergi dengan jamu yang membuat kolestrol saya bertahan di angka normal.  Yang jelas saya tidak pernah lagi mengkonsumsi gulai OTAK, margarine masih sesekali, menghindari kuning telur, dan sangat menghindari santan.

Berikut saya tuliskan kadar kolesterol dalam 100 gram bahan makanan, yaitu:
1. Telur puyuh mengandung kolesterol 3.640 mg
2. Otak sapi mengandung kolesterol 2.300 mg
3. Kuning telur mengandung kolesterol 2.000 mg
4. Cumi-cumi mengandung kolesterol 1.170 mg
5. Jeroan sapi mengandung kolesterol 380 mg
6. Mentega atau margarin mengandung kolesterol 300 mg
7. Susu sapi mengandung kolesterol 250 mg
8. Santan kelapa mengandung kolesterol 185 mg
9. Kerang, udang mengandung kolesterol 160 mg
10. Daging sapi mengandung kolesterol 105 mg
11. Daging kambing mengandung kolesterol 70 mg.

Sumber: http://health.detik.com/read/2012/08/08/145747/1986366/775/rajanya-kolesterol-jahat-ada-disini


Widifayra
MAU TURUN BERAT BADAN??? MAU LANGSING???

Labels: , , , ,

posted by Widifayra @ 6:54 am  
3 Comments:

Post a Comment

<< Home
 

LANGSING & SEHAT

TOKO BAJU ONLINE

TOKO BAJU ONLINE

RAHASIA RUMAH GRATIS

RAHASIA RUMAH GRATIS

KLIK DISINI RAHASIA MENDAPATKAN RUMAH GRATIS !!! GRATIS E-BOOK SENILAI Rp.200.000,- PERSEDIAAN TERBATAS !!!

BINGUNG MENGATUR KEUANGAN ANDA???

CHECK UP FINANCIAL

SOLUSINYA DISINI !!!

About Me

Widya Astuti's Profile
Widya Astuti's Facebook profile

Click My Profile Picture To See Me @ FACEBOOK

Name: Widifayra
Home: Pos Pengumben, Kb. Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia
About Me: Nama saya Widya Astuti, biasanya dipanggil WIDI. FAYRA adalah gabungan nama 2 putri saya(FAlya-12 th dan khaYRA6 th). Lulusan PTN di Bogor dan pernah bekerja di salah satu Bank Swasta di Jakarta sebagai marketing kredit. Saat ini sebagai WAHM (Work At Home Mom), berbisnis untuk lebih mengembangkan potensi diri...dengan dukungan rekan-rekan yang super hebat di komunitas TDA.
Email: widifayra@yahoo.co.id
Kategori
Previous Post
Links
Bisnis
Kesehatan
Pendidikan
Comments

count webpage visits
Aku Langsing




Member of

JOIN TDA

Rekan TDA