FalyaNow my-Falya is... Lilypie Kids birthday PicAnd my-Khayra is...
Tulisan di blog ini hanya merupakan sharing dari saya. Tidak bermaksud menggurui siapapun. Jika bermanfaat, alhamdulillah. Jika tidak sesuai dengan pendapat Anda, saya mohon maaf dan agar dilupakan saja. Terima kasih...
Tips Belajar Mengemudi Mobil
Thursday, December 13, 2012
Tips Belajar Mengemudi Mobil
 
Tips belajar Mengemudi Mobil yang akan saya ceritakan di sini berdasarkan pengalaman saya 21 tahun yang lalu saat belajar mengemudi mobil.  Walaupun sudah 21 tahun yang lalu, Insya Allah masih tetap bisa terpakai koq caranya.

Saat itu tahun 1991 saya kelas 2 SMA usia 16 tahun (ga nanya ya…hehe…).  Alhamdulillah ada rejeki untuk membeli mobil untuk pertama kalinya.  Sebelumnya kami hanya punya motor YAMAHA tahun 1979 (wekkk jadul banget ya…tapi sangat berguna sampai dengan dia tergantikan oleh mobil baru kami…hiksss).   

Wacana untuk membeli mobil sudah ada 1-2 bulan sebelum realisaasi.  Karena  di rumah tak satu pun yang bisa nyetir mobil, otomatis sayalah yang didaulat pertama kali belajar nyetir mobil.  Nah sebelum saya memakai jasa kursus mengemudi, saya belajar mengemudi mobil secara imajinasi. Maksudnya gimana tuh?  Sabar… akan saya jelaskan ya…

Kalau sekarang mau buat SIM harus tes mengemudi mobil dengan simulator.   Karena dulu tidak ada simulator (kalaupun ada toh tidak dipakai untuk belajar mengemudi), saya meletakkan ‘simulator’ tersebut dalam benak saya.  Jadi gini.  Setiap hari saya pulang sekolah naik angkot.  Saat naik angkot, saya usahakan duduk di kursi yang mana saya bisa dengan jelas melihat tangan supir angkotnya menggerakkan perseneling.  Saya hanya perhatikan saja kapan supirnya menggerakkan ke gigi 1, kapan ke gigi 2, gigi 3, gigi 4 dan mundur setiap hari selama kurang lebih ½ jam (karena jarak sekolah ke rumah saya sekitar 10 km jadi memakan waktu kurang lebih ½ jam).  Lama kelamaan saya hapal dengan sendirinya (tidak berusaha menghapal lho! Hanya dengan mengamati dan memperhatikan).  Saat supir angkot nyetir seolah-olah (dibenak saya) sayalah yang menggerakkan persenelingnya.  Intinya saya sudah “jago’ nyetir secara imajiner.

Karena masih imajiner maka saya perlu praktek mengemudi secara nyata sehingga saya memutuskan untuk ikut kursus mengemudi mobil.  Hari pertama saya praktek di dalam kompleks perumahan yang sepi.  Karena sudah hafal, saya langsung bisa menyetir walau sedikit masih kaku.  Hari kedua saya langsung disuruh mengemudi di jalan raya dan langsung ke jalan raya dua arah yang terkenal ramai sekali mana sempit pula dengan parkiran mobil di kiri dan kanan jalan.  Alhamdulillah saya bisa melewati jalan itu dengan selamat.  Hari ketiga sudah keliling kota dan diajarkan tingkat kesulitan yang lebih tinggi misalnya bagaimana mengatur perseneling dan gas di tanjakan agar mobil tidak mati, bagaimana cara parker dan bagaimana memasukkan mobil ke garasi.  Hari ke-4 saya sudah diajar mengemudi dengan mobil saya sendiri yang mana harus lebih hati-hati karena tidak ada rem ganda seperti yang biasanya ada di mobil khusus untuk  belajar mengemudi.  Seingat saya hanya ikut separuh dari jadwal kursus saya karena dianggap sudah bisa.  

Visualisasi yang saya lakukan di benak saya dalam mengemudi mobil rupanya sangat membantu saya dalam mengemudi mobil secara nyata.  Sebagai catatan, dalam kursus mengemudi mobil tidak hanya saya yang diajar ada juga orang lain dan seingat saya waktu itu ada sekitar 3 orang yang diajar dan saya sendiri yang cewek.  Jadi kami belajarnya gantian. Tetapi sayalah yang paling cepat bisa mengemudi mobil.  Rata-rata mereka baru dibawa ke jalan raya setelah 3 hari belajar di dalam are perumahan yang sepi. 

Itulah sekilas pengalaman saya belajar mengemudi mobil.  Semoga bermanfaat.

UPDATE:
Ini sharing dari teman saya yang baru ketemu lagi kemarin setelah sekian lama.  Dia cerita bahwa dia sekarang jago nyetir mobil tapi mobil matic.  Dia dulunya pernah belajar nyetir mobil manual tapi tidak juga bisa mengemudi dengan lancar sampai akhirnya dia desperate dan tidak pernah lagi menyetir mobil.  Sampai akhirnya dia mencoba mengemudi mobil matic dan saat itu juga (saat pertama kali mencoba mengemudi mobil matic) dia langsung bisa mengemudikan mobil itu di jalan raya dan sampai ke tujuan.  Katanya kayak lagi main bom-bom car hehe...  Saya pribadi belum pernah nyetir mobil matic karena masih trauma dengan kejadian dekat rumah (di ITC Permata) dimana dia bersama mobilnya jatuh dari parkiran lantai atas.  Mobil matic kan hanya main gas dan rem jadi kalau tidak menguasai bisa saja kita menginjak gas terlalu dalam dan akhirnya mobil itu melaju kencang.  Sementara kalau mobil manual, kecepatan juga dipengaruhi oleh perseneling.  Kalau baru menyalakan mobil atau mobil berhenti dan start lagi makan yang dipakai adalah 'gigi 1' yang mana biar diinjak gasnya secara full mobilnya tidak akan melaju kencang karena 'gigi' harus dinaikkan lagi.  Bagi saya ini lebih aman.  Tapi semua terserah Anda....


Widifayra
MAU TURUN BERAT BADAN??? MAU LANGSING???

Labels: , ,

posted by Widifayra @ 8:46 pm  
1 Comments:

Post a Comment

<< Home
 

LANGSING & SEHAT

TOKO BAJU ONLINE

TOKO BAJU ONLINE

RAHASIA RUMAH GRATIS

RAHASIA RUMAH GRATIS

KLIK DISINI RAHASIA MENDAPATKAN RUMAH GRATIS !!! GRATIS E-BOOK SENILAI Rp.200.000,- PERSEDIAAN TERBATAS !!!

BINGUNG MENGATUR KEUANGAN ANDA???

CHECK UP FINANCIAL

SOLUSINYA DISINI !!!

About Me

Widya Astuti's Profile
Widya Astuti's Facebook profile

Click My Profile Picture To See Me @ FACEBOOK

Name: Widifayra
Home: Pos Pengumben, Kb. Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia
About Me: Nama saya Widya Astuti, biasanya dipanggil WIDI. FAYRA adalah gabungan nama 2 putri saya(FAlya-12 th dan khaYRA6 th). Lulusan PTN di Bogor dan pernah bekerja di salah satu Bank Swasta di Jakarta sebagai marketing kredit. Saat ini sebagai WAHM (Work At Home Mom), berbisnis untuk lebih mengembangkan potensi diri...dengan dukungan rekan-rekan yang super hebat di komunitas TDA.
Email: widifayra@yahoo.co.id
Kategori
Previous Post
Links
Bisnis
Kesehatan
Pendidikan
Comments

count webpage visits
Aku Langsing




Member of

JOIN TDA

Rekan TDA