FalyaNow my-Falya is... Lilypie Kids birthday PicAnd my-Khayra is...
Tulisan di blog ini hanya merupakan sharing dari saya. Tidak bermaksud menggurui siapapun. Jika bermanfaat, alhamdulillah. Jika tidak sesuai dengan pendapat Anda, saya mohon maaf dan agar dilupakan saja. Terima kasih...
ACCIDENT
Tuesday, October 21, 2008
ACCIDENT
Hari jumat kemarin accident terjadi saat saya sedang di salon menunggu customer yang sudah janjian mau make up. Anak saya Khayra 2.5 tahun jatuh dari tempat tidur saat melompat ngejar balon. Hanya ada ibu saya di rumah. Tidak seperti biasanya, kali ini Khayra menangis terus sampai ibu saya bingung dan menelpon saya. Walaupun panic saya berusaha tenang secara saya bertanggung jawab sudah janjian dengan customer. Sampai setengah jam menunggu si customer ngga juga dateng, mana saat itu Esia lagi trouble dan no hp si customer adalah no Esia so saya ga bisa menghubungi. Akhirnya saya putuskan pulang ke rumah setelah sebelumnya menelpon suami juga supaya pulang. Saya sudah ga tahan dengar rintihan Khayra melalui telpon.

Segera kami bawa ke RS. Pelni. Dokter pun menyarankan foto rontgent mengingat tangan khayra yang bengkak dan Khayra yang menjerit-jerit kesakitan. Hasilnya tulang Khayra retak di 2 lokasi berdekatan walaupun tidak sampai ujung (istilah kedokterannya Fraktur Supracondiler Humerus Kanan). Dokter hanya membalut tangan Khayra dengan perban dan memberi obat anti nyeri. Katanya sih bisa sembuh dengan sendirinya.

Saat ambil obat di Kimia Farma, kami bertemu seorang Bapak yang juga pernah patah tulang dan disarankan agar di bawa ke dukun patah tulang. Semula kami ga terlalu menanggapi, jadi kami mengangguk2 aja waktu si Bapak itu nyerocos certain pengalamannya. Lama-lama saya terpengaruh juga soale ingat waktu di Balikpapan saya pernah keseleo dan oleh tetangga saya ditawarin untuk diobati. Hanya 5 menit diurut sambil diolesin minyak (sebenarnya bukan diurut karena ga ditekan sama sekali, hanya dielus dengan minyak). Walau saat itu belum terasa efeknya tapi keesokan paginya makyus langsung sembuh. Padahal udah berhari2 saya keseleo. Hal yang sama juga terjadi pada Falya yang juga diobati oleh tetangga saya. Sayangnya tetangga saya ga buka praktek, katanya hanya sekedar mewarisi ilmu dari neneknya.

Kembali ke cerita Khayra, sepulang dari apotik kami segera ke Gg. Buaya di daerah Karet sesuai alamat yang diberikan. Sayang sekali si dukun sudah pindah tanpa tahu kemana pindahnya. Kami segera menuju ke alamat satunya di Jl. Cirebon 10 Menteng. Ternyata H.Sofat Asnawi juga sudah pindah ke Pondok Bambu. Berulang kali kami telepon ke alamat baru H.Sofat namun nadanya sibuk terus. Bingung juga apakah kami langsung menuju kesana secara hari dah sore dan menuju ke sana kan macet banget lewat Kali Malang. Sampai sana juga pasti masih antri mana Khayra udah mengeluh kecapean dibarengi dengan rintihan kesakitan. Akhirnya kami putuskan untuk pulang dan berencana besok saja baru kami ke pondok bamboo.

Di rumah saya segera browsing cari info tentang dukun patah tulang. Dapat satu lagi di daerah Cipete (H.Naim). H.Naim juga direkomendasi oleh Rita kasir di salon yang katanya Bapak dan oomnya pernah sembuh ditangani oleh H.Naim. Namun Rita ga tahu alamat pastinya, juga hasil browsing tak satupun yang memberi alamat H.Naim. Beruntung ada satu anggota milis yang memberi ancer2 menuju rumah H.Naim. Berbekal itu H.Naim, so sampailah kami ke alamat yang dimaksud. Beruntung antrian ga terlalu panjang jadi kami hanya nunggu sekitar 1 jam. Sambil nunggu antrian saya nanya2 ke salah satu pasien. Ternyata H.Naim ga hanya di alamat ini! Ada lagi H.Naim yang lain daerah Fatmawati. Katanya sih H. naim yang ini hanya menangani untuk yang ringan2, H.Naim yang di Fatmawati untuk yang patah tulang parah. Kemungkinan besar sih yang di Cilandak ini anaknya H.Naim yang di Fatmawati karena masih muda banget. Karena udah terlanjur antri ya kami pikir dicoba ajalah kalau ga mempan besok kami bisa cari H.Naim yang di Fatmawati.

Saat tiba giliran Khayra, saya udah deg-degan. Bayangin gerak dikit aja Khayra udah kesakitan gimana nanti dipijit. Ternyata kekhawatiran saya ga beralasan. Saat dipijit Khayra ga menangis sama sekali. Justru Khayra nangis saat perbannya dipasang kembali. Bayarannya seikhlasnya kita. Kami pun dibekali kertas berisi daftar makanan yang tidak boleh dikonsumsi selama masa pengobatan.

Hari ini 3 hari setelah pengobatan, Khayra udah lincah lagi. Walaupun terkadang masih rewel banget dan dengan tangan terbalut tapi Khayra udah bisa jalan, gerakan udah lincah bahkan udah mulai manjat-manjat lagi kalu kami lengah. Minta naik sepeda segala walau semuanya belum kami ijinkan. Besok jadwal control ke H.Naim lagi semoga Khayra segera pulih seperti sedia kala... Mohon doanya ya...


Bagi yang ingin tahu alamat H.Sarifuddin H.Naim nih alamatnya...

Jl.. MPR III Dalam Rt.04/13 No.8 Cilandak Barat Jakarta Selatan Tlp. 021-7513169

Labels:

posted by Widifayra @ 7:26 pm  
2 Comments:

Post a Comment

<< Home
 

LANGSING & SEHAT

TOKO BAJU ONLINE

TOKO BAJU ONLINE

RAHASIA RUMAH GRATIS

RAHASIA RUMAH GRATIS

KLIK DISINI RAHASIA MENDAPATKAN RUMAH GRATIS !!! GRATIS E-BOOK SENILAI Rp.200.000,- PERSEDIAAN TERBATAS !!!

BINGUNG MENGATUR KEUANGAN ANDA???

CHECK UP FINANCIAL

SOLUSINYA DISINI !!!

About Me

Widya Astuti's Profile
Widya Astuti's Facebook profile

Click My Profile Picture To See Me @ FACEBOOK

Name: Widifayra
Home: Pos Pengumben, Kb. Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia
About Me: Nama saya Widya Astuti, biasanya dipanggil WIDI. FAYRA adalah gabungan nama 2 putri saya(FAlya-12 th dan khaYRA6 th). Lulusan PTN di Bogor dan pernah bekerja di salah satu Bank Swasta di Jakarta sebagai marketing kredit. Saat ini sebagai WAHM (Work At Home Mom), berbisnis untuk lebih mengembangkan potensi diri...dengan dukungan rekan-rekan yang super hebat di komunitas TDA.
Email: widifayra@yahoo.co.id
Kategori
Previous Post
Links
Bisnis
Kesehatan
Pendidikan
Comments

count webpage visits
Aku Langsing




Member of

JOIN TDA

Rekan TDA