| Banyak Alasan = TIDAK MAU |
| Saturday, March 16, 2013 |
| Banyak Alasan = TIDAK MAU
Suatu hari pernah chatting dengan seorang teman kuliah yang
sekarang kerja sebagai PNS di kota Surabaya.
Sang teman sebut saja Y menanyakan kegiatan saya setelah melepaskan
kerjaan kantor. Waktu itu saya masih
aktif jualan online dan juga membantu ibu saya yang saat itu masih hidup untuk
jualan jilbab onlie. Si Y tertarik juga
untuk bisnis, biasalah emak-emak walau karir di kantor menjulang tetap saja
merasa bersalah meninggalkan anak di rumah.
Saya tawarkan untuk jualan online.
Produknya terserah dia apa yang dia suka atau dia konsen ke barang
apa. Jika suka fashion ya mungkin bisa
jualan baju dan pernak-pernik fashion lainnya.
Jika senang jilbab ya jualan jilbab.
Toh modal untuk jualan online juga relative kecil. Kembali dia pun menjawab, “Kan sekarang yang
jual online banyak, apakah nanti bisa laku?”
Ya elahhh mba’e yang jualan sayur juga banyak tuh di pasar,
tapi koq semua tetap ‘hidup’. Maksud
saya dagangannya tetap laris. Kalau saya
ke pasar, saya sudah punya langganan sayur, langganan ayam, langganan daging, langganan
tempe, langganan bumbu. Kenapa saya
memilih mereka? Kan banyak pedagang
lain. Tidak tahu kenapa saya rasa chemistry
saja dengan mereka. Kalau belanja tidak
hanya antara penjual dan pembeli. Kadang
ngobrol juga jadi sudah serasa teman. Setiap orang punya cara masing-masing dalam menawarkan dagangan dan pembeli pun akan memilih yang sesuai baik itu produknya, servicenya, keramahannya dll.
Semua orang berkesempatan untuk menjual produk apapun. Nanti akan terjadi seleksi alam, siapa yang
tangguh atau yang cocok dengan bisnis itu tentunya akan melaju dengan
sukses. Siapa yang keok atau merasa
bukan passionnya di bisnis itu tentu akan quit.
Yang penting sudah mencoba. Kalau
Anda tidak mencoba, bagaimana Anda tahu bahwa Anda cocok atau tidak di bisnis
itu. Quit dalam suatu bisnis adalah
biasa. Bisa saja Anda tidak cocok dengan
bisnis A tapi cocok dengan bisnis B. Apalagi
jika bisnis A sudah tidak menguntungkan secara financial, masa mau bertahan
sampai bangkrut? Mungkin ada yang
berhasil di bisnis A, tapi mungkin kita bisa lebih berhasil di bisnis B.
Ada juga yang kemudian setelah mencoba bisnis lalu kemudian
memutuskan untuk tetap menjadi pegawai.
Ya iyalah kalau semua mau jadi pebisnis terus siapa yang mau jadi
pegawai kantoran??? Hehhe.... Tapi
setidaknya sudah pernah mencoba. Namun bagi yang teruuuussssss menunggu panggilan
kerja, kenapa tidak mencoba dagang? Dari
pada nganggur. Alasannya selalu : TIDAK BAKAT dan TIDAK
ADA MODAL. Padahal banyaaakkkkk yang
saya kenal berbisnis dari modal 0 (NOL).
Hanya modal semangat dan MAU.
Saya pernah ngobrol dengan seorang kenalan, seorang ibu dengan
3 anak yang semua sudah lulus kuliah tapi belum bekerja. Dulu salah seorang anaknya pernah kerja di
suatu lembaga yang mengharuskan karyawan baru untuk turun ke lapangan mencari
nasabah. Eh sang ibu keberatan anaknya
kerja seperti itu, cape katanya. Mana ada kerja yang enak di awal buuu....
semua juga dari bawah dulu kaleee...
Sampai saat ini ketiga anaknya belum kerja dan hanya menunggu ada
lowongan. Catet: Menunggu ada lowongan. Sampai kapan?
Saya tanya kenapa tidak bisnis saja?
Jawabnya seperti biasa: TIDAK ADA MODAL.
Mereka TIDAK BAKAT bisnis (emang sudah dicoba?). Biarlah kerja kantoran saja.
Ya sudah kalau orang tuanya saja tidak mendukung anaknya
untuk mendapatkan peluang kesuksesan yang lebih besar dibanding hanya sekadar
menengadah tangan meminta pekerjaan, kita tidak bisa menolong lebih jauh.
Berbagai alasan diajukan, mungkin lebih tepatnya adalah TIDAK MAU.
Orang yang TIDAK MAU selalu menemukan banyak ALASAN, orang yang MAU selalu menemukan banyak CARA,
Widifayra
MAU TURUN BERAT BADAN??? MAU LANGSING???
Awali Dengan SARAPAN SEHAT
Silahkan email/BBM/Whatsapp ke saya di:
akulangsing@gmail.com
PIN BB 25D2C485 (Widi) atau 29F17298 (Khaerul)
08999-120-899 / 0813-8802-7272 / 0819-555-1188
whatsapp : +62-899-9120-899 atau +62-819-555-11-88
Labels: belajar bisnis, Bisnis, inspirasi bisnis
|
posted by Widifayra @ 6:03 am  |
|
|
|
| Penghasilan Penjual Bubur Keliling |
|
| Penghasilan Penjual Bubur Keliling
Di komplek tempat tinggal kami yang lama, ada seorang tukang
bubur yang sering kami tunggu kedatangannya khususnya di Hari Sabtu/Minggu
pagi. Biasanya jam 5:45 sudah terdengar
deru motornya yang melaju pelan. Teettt....teeettttt..... suara klaksonnya diiringi
teriakan khas si Mamang,
Buuurr....Buuuurrrr.....
Bubur yang dijual si Mamang adalah bubur Bandung. Sejak kuliah saya memang sangat suka makan
bubur Bandung. Dulu hampir tiap pagi
saya beli bubur yang lewat depan kost-an.
Jadi saat pindah ke Jakarta dan ada yang jual bubur Bandung di komplek
saya senang sekali. Anak-anak saya juga
doyan.
Beberapa tahun menjadi langganan, minggu lalu saya kepikiran
untuk nanya omzet penjualannya.
Wooww ternyata penghasilannya
sebagai penjual melebihi UMR baru yang
ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Jokowi dan kerjanya hanya sampai jam 9-10
siang.
Berikut percakapan saya dengan Mamang bubur:
Saya (S) :
“Laris ya Mang buburnya”
Mamang (M):”
Alhamdulillah Neng...”
S :”Mamang
buat sendiri buburnya atau punya orang Mamang yang jualkan?”
M :”Punya
orang, Neng. Mamang hanya jualkan aja”
S :
“Sehari laku berapa mangkok, Mang?”
M :”Kalau
hari biasa 80 mangkok, kalau Sabtu-Minggu 100 mangkok”
S :”Kalau
ga habis diapain buburnya Mang?”
M :”Pasti
habis, Neng...”
S :”Habisnya
jam berapa?”
M :”Yahh
paling jam 9-10 sudah habis, Neng..”
S :”Trus
habis jualan ngapain aja, Mang? Kan
masih banyak waktu lowong tuh”
M :”Ngga
ngapa-ngapain, Neng. Di rumah aja...”
Langsung otak saya menghitung. Harga buburnya Rp.7rb/mangkok. Biasanya upah menjualkan adalah minimal
Rp.1000/mangkok seperti cerita penjual rambutan di sini. Dalam sebulan ada 4x Sabtu-Minggu. Berarti ada 8 hari dia dapat untung Rp.1000 x
100 mangkok= Rp.100rb/hr. Sementara 22
hari lainnya laku 80 mangkok Rp. 1000 x 80 = Rp.80rb/hari. Dalam sebulan penghasilannya Rp.2.560.000
untuk kerja dari habis sholat subuh sampai jam 9-10 pagi.
Kalau dia lebih rajin lagi, sisa waktunya bisa dipakai untuk dagang yang
lain. Penghasilannya bisa jauh lebih
besar.
Hayooo siapa mau jadi penjual bubur yang kerjanya hanya
maksimal 5jam/hari daripada nganggur???
Widifayra
MAU TURUN BERAT BADAN??? MAU LANGSING???
Silahkan email/BBM/Whatsapp ke saya di:
akulangsing@gmail.com
PIN BB 25D2C485 (Widi) atau 29F17298 (Khaerul)
08999-120-899 / 0813-8802-7272 / 0819-555-1188
whatsapp : +62-899-9120-899 atau +62-819-555-11-88
Labels: belajar bisnis, Bisnis, inspirasi bisnis
|
posted by Widifayra @ 5:59 am  |
|
|
|
| Inspirasi bisnis Pedagang Nasi pecel |
| Friday, March 08, 2013 |
| Inspirasi bisnis Pedagang Nasi pecel
Sewaktu Liburan ke Tegal, saya sering membeli nasi pecel di
pinggir jalan. Nasinya lumayan
enak. Makan bisa sambil lesehan
pula. Etalase dan seluruh peralatan nya
ada di belakang mobil pick up, namun kompor di taruh di bawah (di trotoar). Lesehannya ya di trotoar. Harganya yang ditawarkan hanya Rp. 5000/porsi (tanpa lauk). Lauk bisa pilih sendiri ada mendoan, tahu
goreng, telur dadar dan lauk lainnya (saya lupa).
Iseng-iseng nanya ke penjualnya:
Saya (S) :
“Jualan di sini sewanya berapa, Bu?”
Penjual (P) :”Ga
nyewa, hanya minta ijin ke yang punya rumah” (karena jualnya di trotoar depan
rumah orang, si ibu penjual minta ijin ke pemilik rumah itu).
S :”Bayar
berapa ke petugas satpol”
P :”Ga
bayar, Bu”
S :
“Jualan sampai jam berapa?”
P :”Jam 2
siang” (bukanya dari pagi jam 7)
S :”Sehari
laku berapa porsi?”
P :”Minimal
100 porsi. Saya punya 2 tempat, 1 di sini, satunya lagi di X (saya lupa
namanya-red)”.
Nasi pecelnya terdiri dari nasi dan sayur pecel (kangkung
dan tauge dikasih bumbu kacang).
Porsinya kecil. Saya perkirakan
untungnya per porsi adalah Rp.2500.
Anggap saja profitnya Rp. 2rb/porsi.
Jadi dalam sehari untungnya Rp.2rb x 100 porsi = Rp.200rb. Dalam sebulan bisa Rp. 6juta. Itu untuk satu tempat lho. Dia kan punya 2 tempat. Hitungan itu belum saya masukkan untuk
penjualan lauk tempe/tahu/telor/ayam/jengkol.
Wooww keuntungan yang sangat lumayannn kann..... Yukkk dagang....
Widifayra
MAU TURUN BERAT BADAN??? MAU LANGSING???
Silahkan email/BBM/Whatsapp ke saya di:
akulangsing@gmail.com
PIN BB 25D2C485 (Widi) atau 29F17298 (Khaerul)
08999-120-899 / 0813-8802-7272 / 0819-555-1188
whatsapp : +62-899-9120-899 atau +62-819-555-11-88
Labels: belajar bisnis, Bisnis, inspirasi bisnis
|
posted by Widifayra @ 11:45 am  |
|
|
|
| Bisnis Pertama Khayra |
| Wednesday, January 09, 2013 |
| Bisnis Pertama Khayra
Karena Khayra ngebet mau ke Paris, saya bilang nanti dicari duitnya dulu. Makanya nanti Ayu (panggilan sayangnya Khayra) jadi pengusaha aja biar duitnya banyak bisa kemana-mana, kata saya ke Ayu.
Sejak itu Ayu bercita-cita jadi pengusaha. Waktu ke tegal kemarin kami bertemu rekanan kerja suami saya. Beliau adalah seorang pengusaha yang cukup besar menurut saya. Dari 1 lini bisnisnya saja bisa menghasilkan pendapatan bersih Rp.8 juta/hari. Beum bisnis yanglain. Kami sempat mampir ke rumahnya yang bak istana, juga mampir ke tokonya. Mereka pun bercerita dapat bonus minimal 4 kali setahun jalan-jalan ke luar negeri dikasih sampai belasan tiket gratis. Wuihhh....
Ayu pun terkesima melihatnya. Apalagi Ayu ngebet mau ke Paris (aamiin...). Rupanya Ayu pun ingin belajar merintis jadi pengusaha. Langkah pertama, dia mengajukan proposal cincin ke saya untuk berjualan di TPA (Taman Pendidikan Alquran). Saya menyetujui. Dan alhamdulillah hari pertama laku 5 cincin, dijual Rp.1000/buah. Jika beli 2 gatis 1, padahal Ayu belum mengerti nilai uang. Ga apalah yang penting Ayu sudah berani menawarkan dagangannya. itu yang harus dibentuk dari kecil. Jangan seperti saya dulu yang didikte untuk jadi pegawai.
Kata Ayu duitnya mau ditabung untuk beli kotak musik yang ada boneka penari ballet di dalamnya. Kotak musik ini sudah lama Ayu ingin beli tapi tidak saya belikan. Biarkan kelak Ayu bisa beli sendiri dari hasil jualannya.
Mommy dan papi selalu doakan Ayu dan Kakak Falya kelak bisa menjadi pengusaha sukses dunia akhirat seperti cita-cita mereka. Aamiin...
Mau Langsing dengan cara MUDAH, SEHAT dan AMAN?
Silahkan email/BBM/Whatsapp ke saya fotocopy KTP Anda dan hubungi saya di:
akulangsing@gmail.com
PIN BB 29F17298
08999-120-899 / 0813-8802-7272 / 0819-555-1188
whatsapp : +628999120899
Labels: anak, anak berbisnis, anak bisnis, belajar bisnis, Bisnis
|
posted by Widifayra @ 1:39 pm  |
|
|
|
| Inspirasi Bisnis |
| Friday, December 21, 2012 |
| Inspirasi Bisnis
Kisah di bawah ini saya copy-kan dari status fb account Pak Iim Rusyamsi-ketua TDA. Beliau menceritakan sendiri pengalamannya saat bertemu penjual rambutan.
Pada Jumat, 7 Desember 2012 saat mengantar
istri ke pasar di sekitar rumah kami, kami berbagi tugas, biasanya saya
mendapat tugas membeli buah-buahan. Saat membeli buah, buah
rambutan mulai musim dan banyak pedagang yang menjual rambutan. Saya
membeli beberapa ikat rambutan dari pedagang keliling yang sedang
berhenti di depan pasar, sambil ia menawarkan rambutannya. Seperti biasa saya sempatkan mengobrol
dengan para pedagang di pasar, begitu pula dengan pedagang rambutan
keliling ini. Saya senang dengan semangat mereka berdagang, ada motivasi
yang membangkitkan gerak usaha saya juga. Dari pedagang
gerobak ini saya bertanya, dari mana rambutan ini ia beli? Ia
menjelaskan secara detail bagaimana ia bisa berjualan buah musiman ini.
Awalnya ia mengambil barang dagangan ini dari seorang boss. Boss ini
yang menyediakan banyak gerobak dan buahnya kepada para pedagang.
Setiap hari biasanya si boss menyediakan rambutan sebanyak 100 ikat per
gerobak yang harus dijual oleh pedagang dalam sehari. Setoran kepada si
boss dalam sehari haruslah sejumlah Rp. 750.000,-. Artinya harga modal
per ikat adalah Rp. 7.500,- Pedagang biasanya menjualnya dengan harga Rp. 10.000,- per ikat. Kadang pedagang menawarkan paket 4 ikat hanya Rp. 35.000,-.
Selisih dari setoran per hari itu menjadi keuntungan buat si pedagang.
Laku tidak laku, si boss tetap meminta setoran Rp. 750.000,- tersebut.
Pedagang asal Cirebon ini, mengatakan setiap harinya, Alhamdulillah ia
bisa menghabiskan dagangannya dan menyetor penuh kepada sang boss, dan
ia pun mendapatkan keuntungan. Coba saja hitung berapa sehari
ia dapat untung, jika rata-rata ia mengambil untung Rp. 2.500,- per
ikat, maka ia mendapatkan untung sekitar Rp. 250.000,- atau seperempat
juta setiap harinya. Dan benefit lain yang pedagang dapatkan
dari bossnya tersebut juga adalah ia mendapat pinjaman gerobak gratis
setiap hari, tempat tinggal bagi yang memerlukan dan sarapan sebelum
berangkat dagang. Berapa si boss punya gerobak? Boss yang
berasal dari Subang ini mempunyai gerobak sekitar 40 buah. Itu khusus
gerobak rambutan, jika musim sudah berlalu, ia menjual buah duku dan
gerobaknya pun berbeda, si boss mendatangkan gerobak buah duku dari
daerah asalnya itu. Dan terus berputar musim, si boss mengganti buah
yang dijualnya. Dan para pedagang pun setia mengikuti bossnya. Apa yang bisa dipetik untuk kita yang baru memulai usaha?
1. Banyak jalan jika kita ingin usaha, walau tidak mempunyai modal.
Pedagang buah tersebut bisa dikatakan hanya modal diri dan kenal dengan
si boss buah tersebut. Artinya selain modal uang ada modal jaringan dan
kemauan yang kuat untuk bisa memulai usaha. 2. Jangan takut
dengan target, apalagi target harian. Pedagang tersebut dalam sehari dia
keliling bisa mencapai targetnya menjual 100 ikat rambutan. Dan memang
selalu ada resiko, jika buah tidak laku maka itulah resiko yang ia
ambil, ia tetap harus bayar kepada bossnya penuh. Mau tidak mau ia harus
menjualnya habis sebelum buah tersebut busuk. Target jika kita jalani
dan terus diupayakan akan selalu berhasil dicapai. Jangan menyerah,
resiko memang ada namun semua menghasilkan rezeki yang telah ditentukan.
3. Inovatif dalam menjual. Pedagang selalu menawarkan lebih dahulu
paket yang besar yang dapat menghasilkan untung yang besar. Seperti yang
dilakukannya ia menawarkan paket 4 ikat rambutan yang telah ia beri
diskon, tentu ini menjadi penawaran yang menarik buat calon pembeli. Apa
kira-kira inovasi yang anda bisa tawarkan ke pelanggan anda?
4.Tidak menyerah jika musim berganti. Jika musim rambutan sudah tidak
lagi ada maka mereka mengganti buah kelilingnya dengan buah yang sedang
musim. Untuk kita yang usaha, jangan abaikan trend yang sedang ada di
khalayak pelanggan. Kita harus segera merubah berdasarkan demand pasar,
sesuai kebutuhan pelanggan. 5. Leverage bisnis. Lihat apa yang
dilakukan bossnya. Ia hanya perlu menyiapkan banyak gerobak dan
menyediakan stok buah yang banyak untuk para pedagang. Si boss tidak
perlu keliling berjualan buah. Ia cukup memfasilitasi para pedagang.
Inilah daya ungkit atau leverage untuk usaha ia lakukan. Jika ada 40
gerobak maka ada 40 kali faktor daya ungkit pemasukan yang ia dapatkan.
Coba hitung 40 dikali Rp. 750.000,- alhasil 30juta rupiah ia dapatkan
dalam satu hari. 6. Menciptakan banyak wirausaha lainnya. Yang
dilakukan si boss buah tersebut adalah bukanlah memberi lapangan kerja
namun membantu orang lain mempunyai usaha mandiri. Ia bisa menciptakan
saluran rahmat buat orang lain. Bagaimana dengan bisnis anda? Semoga menginspirasi bisnis anda…
Note: Setelah membaca postingan ini, saya pun iseng bertanya ke penjual mangga yang biasa nangkring di pasar dekat rumah. Ternyata ceritanya pun sama. Setiap hari mereka ditugaskan untuk menjual 100kg mangga dengan harga 10rb IDR/kg dan hampir setiap hari habis terjual.
Tahun 2007 saya pernah ngobrol juga dengan pemilik warung kecil. Simak di sini ya...
Masih malu jadi pedagang??? Daripada menganggur menunggu lowongan kerja yang tak kunjung datang. Mengharapkan kerja sebagai PNS ataupun pegawai berdasi lainnya yang gajinya untuk fresh graduate rata-rata antara 2.5- 3.5 jt IDR?
Widifayra
MAU TURUN BERAT BADAN??? MAU LANGSING???
Labels: belajar bisnis, Bisnis
|
posted by Widifayra @ 5:28 am  |
|
|
|
| Prinsip Berjualan |
| Monday, July 23, 2012 |
| Prinsip Berjualan
Suatu waktu saya bertemu
tetangga yang mana kemudian secara tak sengaja kami membicarakan tentang
perilaku ibu-ibu yang sering ngumpul, entah itu mereka meng-arrange waktu berkumpul,
atau saat arisan maupun saat menunggu anak mereka bersekolah. Saya yang memang tidak terlalu suka ngumpul
memberikan alasan bahwa saya lebih suka menghabiskan waktu saya dengan melakukan
berbagai aktivitas baik hobby maupun bisnis di rumah. Selain itu saya menghindari ghibah yang
hampir susah dihindari saat ngumpul.
Memang 1-2 kali bertemu mungkin belum, tapi kalau sering ngumpul apalagi
jika setiap hari pasti kehabisan bahan cerita.
Setan pun datang menggoda dan akhirnya terjadilah ghibah. Memang paling asyik ya membicarakan keburukan
orang lain seolah diri ini yang paling sempurna haha… Selain itu ada lagi yang
saya kurang suka dari perilaku ngumpul terutama bagi ibu-ibu yang menunggu
anak sekolah. Daripada bosan menunggu
sering kali tercetus keinginan jalan-jalan, lalu makan-makan… Hhmm hitung aja
sendiri berapa pengeluaran mendadak akibat perilaku ngumpul-ngumpul itu…
Lain lagi curhat tetangga
saya. Selain mengiyakan alasana saya,
dia juga sering risih jika salah satu dari ibu-ibu yang ngumpul ada yang
jualan. Yang tadinya tidak berniat beli
jadinya beli. Kembali lagi 1-2 kali sih
tidak mengapa tapi seringnya ditawarin.
Belum lagi yang jualan MLM cari anggota.
Kalau tidak beli jadi tidak enak kepada yang jual. Trus ibu-ibu lain pun ikut ngomporin untuk
beli. Halahhh jadi tergoda deh dan
kemudian setelah di rumah baru deh menyesal….
Itulah sebabnya saya walaupun
punya usaha jualan kerudung dan baju namun saya paling tidak mau menawarkan ke
teman-teman atau ke tetangga. Bahkan 4
tahun saya buka usaha salon belum pernah saya menawarkan mereka untuk ke salon
saya. Saya tidak mau jika mereka
mempunyai perasaan seperti tetangga saya itu.
Membeli karena tidak enak hati. Lama
kelamaan mereka bisa menjauh. Saya pun
beberapa kali ditawarin tetangga saya untuk membeli baju, namun karena model
bajunya tidak sesuai dengan selesa saya ya saya tolak. Kecuali mereka yang tahu saya berjualan dan
meminta untuk melihat barang dagangan saya lalu membeli ya tidak masalah. Yang jelas saya tidak mau menawarkan. Sejauh ini saya merasa nyaman dengan menjual
online. Pembeli bisa melihat melalui
website. Jika tertarik ya mereka
membeli. Tidak ada perasaan tidak enak
ke teman.
Widifayra
Mau Langsing dengan Nutrisi Sehat Alami?
Just klik
Labels: Bisnis, ghibah, personal, pribadi
|
posted by Widifayra @ 11:48 am  |
|
|
|
| MY ONLINE STORE |
| Monday, May 04, 2009 |
MY ONLINE STORE Beberapa minggu belakangan ini, hari-hari saya disibukkan dengan upload foto, utak-atik web, belajar SEO, belajar Adobe (photoshop dan Image Ready). Rasanya waktu 24 jam sehari ga cukup he..he... Sabtu Minggu pun saya sempatkan ntuk 'belajar'. Rasanya puas...banget kalau sudah bisa nambah ilmu lagi yang berguna untuk my online store...
Menjelang bulan puasa (emang berapa bulan lagi yak...), pesanan di tokonya oma omahnif.com GROSIR JILBAB & KATUN PARIS alhamdulillah sudah meningkat cukup signifikan. Kerepotan sudah mulai terasa, tambah lagi toko online saya yang baru diluncurkan cutelyfashion.com TOKO BAJU MODIS ONLINE juga sudah banyak mendapat respon dari pembeli. Bingung upload foto karena produk baru hampir tiap hari ada, mana sebelum upload banyak proses yang harus dilalui, dari motret, edit di adobe dll. Ada...aja produk yang terlewat. Kadang sudah difoto ternyata terlewati saat proses edit dan diupload atau sudah disiapkan untuk difoto, eh terlewat juga. Nanti setelah merapikan produk baru deh terlihat produk yang belum laku karena belum dipajang di web he..he..
Repot dan bingung soalnya 2 toko ini masih ditangani oleh saya dan oma (ibu saya). Sebenarnya saya tidak berbakat jualan, hanya saja ibu saya yang hobby jualan ingin punya kegiatan setelah pensiun sebagai guru. Toko online omahnif.com saya buatkan untuk ibu dan alhamdulillah lumayan laris dan terutama ibu saya senang...banget karena diusia menjelang 70 tahun lho masih bisa berkarya. Tapi tetap aja urusan yang berkaitan dengan internet, memberi harga, promosi, gimmick masih ditangani saya. Tugas ibu hanya belanja produk dan follow up pembeli sampai packing dan kirim barang (Hebat juga ya ibu saya masih sanggup melakukan kegiatan tsb).
Saya sendiri membuat cutelyfashion.com ini karena demen banget dengan baju modis dan gaul. Apalagi kk Falya sudah beranjak ABG. Sudah sering minta dibelikan baju modis. Suka susah deh nyari baju umur tanggung seperti kk Falya. Alhasil kadang pinjam baju saya yang ukurannya pass di badan saya atau yang pakai jahitan smock (karet). Mulailah menambah koleksi baju untuk kami. Dari hasil survey ke berbagai mall dan ITC, saya paling senang belanja di ITC Kuningan. Walaupun kelas ITC tapi banyak juga artis dan tentunya orang kantoran sering belanja di ITC Kuningan maupun Ambasador. Toko baju di ITC Kuningan sekelas butik dari yang harga menengah sampai mahal. Dari yang lokal sampai impor dan bajunya keren-keren... Beberapa kali beli di sana sampai saya hapal toko mana yang harga produknya mahal padahal ada toko lain dengan produk yang sama menjual lebih murah... Dan saya baru dapat 1 toko yang produknya bagus tapi harganya murah dibanding toko lain sampai penjualnya hapal kalau saya datang. Saking senangnya dengan model baju yang modis dan lucu terkadang saya beli walau belum butuh. Rasanya ada keinginan dan keinginan untuk mengoleksi baju-baju lucu itu, gemes deh pokoknya...
Terpikirlah untuk mencari supllier baju modis tsb. Selain untuk diri sendiri, kalau banyak kan kan bisa dijual. Biar untung dikit tapi puas banget bisa memenuhi keinginan berbelanja baju hi..hi..
Suatu waktu saya ngobrol dengan penjualnya. Saya nanya barangnya impor dari luar negeri ya? Kata penjualnya, produk jualannya lokal aja koq. Hhmm saya jadi penasaran untuk cari distributornya. Dari hasil search di google, cari di majalah masih ga ketemu. Muter2 pusat grosir, ketemu beberapa produk yang sama dengan yang dijual di Kuningan. Harganya memang lebih murah dari ITC kuningan tapi hanya selisih 10% aja. Pasti nih penjualnya udah tangan ke sekian. Masih penasaran, muter-muter lagi dan hore...ketemulah dengan produsennya. Kemaruk membeli banyak model. Tentunya harus beli grosir (min 6 pc) untuk 1 jenis model supaya dapat harga murah. Nah 1 saya ambil, sisanya dijual...
Saya mulai membuat toko online lagi. Kembali berbasis blogger saja supaya lebih mudah dan saya pun sudah terbiasa mengutak-atik html walau masih blogger klasik. Bisa belajar design pakai adobe photoshop, bikin banner iklan gambar bergerak pakai image ready. Rasanya puas...banget kalau dah jadi. Dan hasilnya dapat dilihat di TOKO BAJU MODIS ONLINE saya. Harga jual di cutelyfashion.com cukup murah lho... Saya bisa menjual sampai 1/2- 1/3 harga dibanding harga jual di ITC Kuningan. Untung dikit asal laris dan yang penting mata saya terpuaskan tiap hari melihat baju-baju cantik he..he..
Silahkan mampir di toko online saya. Kalau ada kritik dan saran, saya akan sangat berterima kasih...Labels: Bisnis
|
posted by Widifayra @ 4:25 pm  |
|
|
|
|
|